Saya masih mau membahas soal kisah² yang sebenarnya diadopsi dari kisah non-kanon yang lebih dulu ada beberapa ratus tahun sebelumnya, tapi akhirnya dipilih menjadi 'wahyu' yang diklaim berasal dari atas.
Dibeberapa postingan yang lalu saya sudah sering membahas kisah² sejenis. Kali ini kisah yang sering kita dengar soal iblis yang katanya menolak menyembah adam. Kisah ini sering sekali diperdengarkan. Buat kita orang Kristen harus tahu soal ini, kisah yang dikisahkan itu berasal dari sumber primer atau adopsi semata. Supaya paham sejarah juga.
Dalam kitab² Kristen atau bahkan yang lebih lama yaitu kitab² Yahudi yang kanon, kisah yang demikian itu tidak ada. Tapi jika membaca kitab² non kanon kisah yang tercetak tebal itu ada.
Tapi yang perlu diketahui, ada itu kapan?
Terus ketahui pula, kapan keyakinan semenanjung Arab itu lahir atau muncul? Masuk akal apa tidak ketika sebuah kisah sudah ada lebih dulu dibandingkan yang mengklaim, tapi dikemudian hari diklaim jadi 'wahyu' oleh teologi yang lahir belakangan.
Orang Kristiani meyakini kisah tentang penciptaan alam semesta dan manusia (baca: Adam dan Hawa) berada di Kitab Kejadian. Dimana orang Kristiani tidak membuat kitabnya sendiri dalam hal ini, Kitab Kejadian yang digunakan pun berasal dari kitab-kitab yang diyakini oleh orang Yahudi.
Di kitab Kejadian ini tidak menuliskan satu ayat pun soal malaikat yang diperintahkan sujud kepada manusia. Jadi jika ada orang² mualaf yang mengklaim hal tersebut dengan pengetahuan dangkal mereka itu artinya orang itu tidak mengenal Kristen dengan benar, makanya dia pantas berpindah keyakinan.
Nah lalu dari mana asal muasal kisah dongeng tersebut?
Jadi kisah dongeng ini berasal dari tradisi Yahudi non-kanon, yang dikenal dengan istilah pseudopigrafa. Kitab yang dirujuk adalah Kitab Life of Adam and Eve.
Perlu diketahui bahwa Kitab yang tersebut itu bukanlah wahyu. Kitab ini pun bukan bagian dari Tanakh.
Jadi kita ini hanya berisi konten religius populer yang berkembang di kalangan Yudaisme Bait Allah Kedua. Yang berkembang sekitar abad ke-1, sebelum dan sesudah Masehi.
Catat ya itu, abad ke berapa? Ini penting untuk menjelaskan bahwa siapa yang lebih dulu ada. Masa iya, lahir duluan selisih jeda ratusan tahun eh bisa² nya main klaim kalau kisah yang tertulis di sana adalah wahyu. Ini jelas tidak masuk akal.
Dalam kitab yang tadi dicetak tebal, dikisahkan bahwa Tuhan memerintahkan malaikat untuk menghormati Adam. Lalu 'malaikat' ini menolak (kelak malaikat yang menolak ini adalah iblis), ia berkata bahwa ia tidak mau menyembah makluk yang lebih rendah darinya.
Mirip bukan dengan 'wahyu' yang lahir dari abad ke-7? Ya secara umum inti kisahnya hampir sama, karena penerus 'wahyu' itu mendengar kisah² yang dibaca dari kitab yang sudah lebih dulu ada dan jadi kisah populer religius kala itu. Maka diambilah untuk dimasukan menjadi rujukan 'wahyu'.
Kisah dari kitab tersebut itu merupakan ekspansi cerita dari intepretasi bebas yang berkembang dalam tradisi lisan dan tulisan Yahudi di luar kitab suci resmi.
Bagi orang Yahudi jelas kisah tersebut tidak pernah diakui sebagai firman Tuhan. Bahkan dalam komunitas Kristen pun tidak. Jelas komunitas Kristen hanya mengakui kitab² kanon yang resmi saja, yang jelas kisahnya, bukan sebuah konten populer religius.
Jadi kembali lagi apabila ada yang masih membenturkan dengan kisah tersebut adalah sebuah 'wahyu', beberkan saja dengan kisah yang sudah lebih dulu ada sebelum 'wahyu' itu muncul, diperbandingkan, sama atau tidak, lalu kemudian pastikan siapa yang lebih dulu ada, kisah dalam kitab Life of Adam and Eve atau 'wahyu' yang mereka yakini. Apabila ada kesamaan itu gak masalah, tapi yang penting adalah mengakui kisah mana yang lebih dulu ada. Masa iya ada 'wahyu' yang gak otentik alias tiruan. 'Wahyu' macam apakah itu?
Sekali lagi di sini hanya mengejar pengakuan, siapa yang lebih dulu ada dan siapa yang mengadopsi kisah² yang lebih dulu ada tapi diklaim sebagai 'wahyu ilahi', hanya itu saja inti dari postingan saya selama ini. Akuilah bahwa kisah yang dikisahkan itu tidak otentik karena ternyata itu diambil dari kitab yang sudah lebih dulu ada tapi diklaim sebagai kisah original.
Segitu saja kritisi saya, sekalian juga menambah wawasan untuk orang Kristiani, supaya ketika ada yang masih saja menggembar-gemborkan soal 'wahyu' otentik, kenyataannya itu hanya kisah adopsi, sehingga tidak perlu digubris, abaikan saja. Karena sejarah telah membuktikan nya sendiri. Mereka tidak pernah berani membuka sejarah karena di sanalah keyakinan mereka akan dikuliti. -cpr
#onedayonepost
#budaya
#informasi
#kisahinspiratif
#kisahadopsi
#kisahnonkanon
#klaimwahyu

0 Komentar
Tinggalkanlah jejak dengan berkomentar, maka saya akan berkunjung balik.
Jangan lupa difollow ya.
Terima kasih, berkah dalem. GBU