Seorang Kristiani kerap harus melawan tuduhan-tuduhan tidak berdasar dari mereka yang tidak percaya akan iman Kristen kita.
Karena di sinilah salah satu dasar iman yang jika hal ini diakui oleh mereka, maka pasti akan mengguncang iman mereka sendiri, karena Yesus Kristus sendiri dikitab mereka diakui sebagai yang akan datang diakhir jaman.
Lalu hoaks apa sih yang sepanjang tahun kerap dilontarkan pada kita pemeluk Kristiani?
Momennya pas saat Paskah, yakni bagi mereka Yesus Kristus itu tidak sengsara dan wafat di salib, bahkan sampai bangkit dari kematian, karena bagi mereka Yesus itu tidak wafat. Karena Yesus itu hanya diserupakan, yang disiksa, sengsara dan wafat adalah orang lain.
Lalu soal kisah Yesus yang bangkit, makam yang kosong, itu adalah dibuat seolah-olah demikian, makam Yesus yang kosong itu karena diambil atau dicuri oleh murid-murid Yesus.
Lalu apakah itu benar demikian?
Mari kita bahas dan lawan hoaks 'sepanjang masa', supaya bagi kita yang Kristiani ini ketika mendengar hoaks² seperti ini bisa kita abaikan, dan bisa menjelaskan bagi yang tidak memahami.
Jadi pada peristiwa Jumat Agung ketika Yesus wafat, jenasah Yesus diturunkan atas permintaan Yusuf Arimatea kepada Pontius Pilatus, dia merupakan salah satu dari imam² Yahudi anggota Sanhedrin.
Yesus dimakamkan di sebuah kubur batu baru yang belum pernah dimakamkan seseorang di dalamnya. Kubur batu ini ditutup oleh sebuah batu besar yang beratnya ton-tonan, yang membutuhkan banyak orang dengan kekuatan besar untuk menggesernya. Makam Yesus ini pun disegel khusus oleh Romawi dan dijaga oleh prajurit Romawi. Pintu batu itu pun ditempatkan dicelah cekungan sehingga perlu energi ekstra untuk menggulingkan batu itu menggeser batu itu.
Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya." Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya. (Matius 27: 65 - 66)
Ketika pada hari ketiga sejak wafat-Nya, kabar Yesus yang bangkit membuat dan ditemui bahwa kubur Yesus tiba-tiba kosong, para pemimpin agama Yahudi, imam² besar Yahudi panik.
Situasi ini sudah pernah Yesus sampaikan ketika dalam pengajaran-Nya ketika Yesus tinggal bersama-sama di lingkungan mereka (imam² Yahudi). Jadi ketika apa yang dikatakan Yesus menjadi kenyataan pasti ada kekhawatiran bagi mereka.
Diketahui dari tradisi, mereka menyuap tentara Romawi untuk menyebarkan kebohongan. Seperti yang tertulis di dalam Alkitab.
Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa." (Matius 28: 12 - 14)
Kebohongan inilah yang akhirnya tersebar ke mana-mana hingga pada masa kini, bahkan ketika di tanah Arab ada 'nabi' yang menyebarkan agama baru cerita hoaks ini dianggap sebagai suatu kebenaran dan dipercayai hingga ke generasi² mereka hingga saat ini.
Ditambah 'teologi iman' buatan mereka menambahkan cerita bahwa Yesus yang sengsara itu adalah diserupakan dengan Yesus, padahal itu bukan Yesus menurut mereka.
Semua ini bisa dijelaskan dengan logika yang nalar:
1. Kubur Yesus dijelaskan ditutup oleh pintu batu besar dan berat ton-tonan, sehingga butuh banyak orang dengan kekuatan cukup untuk menggulingkannya.
2. Kubur Yesus dijaga oleh pasukan Romawi atas perintah Pontius Pilatus. Pasukan Romawi bukan pasukan sembarangan.
3. Aturan internal di pasukan Romawi, sangat anti atau haram bagi seorang prajurit yang tidur saat bertugas, jika ketahuan maka satu regu bisa dihukum. Itu kenapa, para tua-tua sampai harus meyakinkan serdadu atas kebohongan yang akan diciptakan bahwa mereka (serdadu) 'tidak akan mendapatkan kesulitan apa-apa'.
4. Kubur Yesus disegel materai khusus oleh Romawi, dan itu bukan materai atau segel sembarangan. Jika segel ini dirusak tanpa ijin Kaisar Romawi maka seperti pelanggaran berat, dan hukumannya adalah mati.
5. Murid-murid Yesus dianggap sebagai pencuri jenasah Yesus, gurunya. Murid-murid Yesus hanya orang biasa, mereka adalah nelayan, mantan pemungut cukai, arsitek, tabib, bahkan yang seorang pemberontak dengan kemampuan khusus yaitu Simon orang Zelot pun hanya seorang. Bahkan mereka kabur tunggang langgang ketika Yesus ditangkap. Mana mungkin juga mereka berani melawan prajurit Romawi penjaga kubur.
6. Yesus diserupakan dengan orang lain atau digantikan dengan orang lain yang diserupakan dengan Yesus. Lalu kapan waktu itu terjadi? Sedangkan Yesus saat itu dijaga ketat oleh prajurit Romawi. Lalu siapa yang disiksa, wafat di salib? Lalu dengan segala logika yang tidak mungkinkan itu terjadi, kemanakah jenasahnya jika kuburnya kosong?
7. Alkitab mencatat bahwa terjadi gempa bumi hebat, gempa itulah yang menggulingkan batu berat itu.
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. (Matius 28: 1 - 4)
Itulah hal-hal yang bisa digunakan untuk melawan hoaks yang hadir hingga saat ini, sebuah kebohongan yang diciptakan ribuan tahun lalu dan bertahan hingga saat ini karena dipelihara demi mengaburkan iman Kristen yang nyata dan benar.
Semua ini terjadi sesuai apa penggenapan yang pernah Yesus sampaikan ketika Dia mengajar dan Yesus Kristus sendirilah yang punya kuasa atas itu semua.
Sehingga tidak ada alasan untuk tidak meyakininya sebagai suatu kebenaran, karena kisah Yesus Kristus adalah nyata dan tercatat dalam sejarah, bukan sekedar rekaan untuk membenarkan 'teologi iman'.
Segitu saja bahasan kita kali ini, semoga bisa menguatkan iman Kristen kita. Tuhan memberkati kita semua. -cpr
#onedayonepost
#informasi
#iman
#lawanhoaks
#yesusbangkit

0 Komentar
Tinggalkanlah jejak dengan berkomentar, maka saya akan berkunjung balik.
Jangan lupa difollow ya.
Terima kasih, berkah dalem. GBU