Secara umum orang Katolik memahami bahwa prosesi dalam Tri Hari Suci Paskah itu adalah Kamis Putih - Jumat Agung - Sabtu Suci, dan Paskah dihari Minggunya. Sabtu Suci sering diidentikan dengan Malam Paskah / Vigili Paskah.
Tapi ternyata saya yang saat ini sudah bukan Katolik malah baru tahu bahwa pada Sabtu Suci itu tidak ada misa.
Jadi Sabtu Suci dan Vigili Paskah itu dua hal berbeda. Hal utamanya adalah bedakan antara Sabtu Suci dan Vigili Paskah / Malam Paskah.
Itu dulu informasi yang benar yang harus dipahami. Supaya tidak salah kedepannya dan baru kita lanjutkan ke pembahasan apa bedanya, atau apa yang membedakannya.
Ini seperti dulu ketika orang Katolik pada umumnya salah kaprah soal misa Jumat Agung. Ditekankan dan disosialisasikan tiap tahun bahwa dalam Jumat Agung tidak ada misa, melainkan Ibadat Jumat Agung. Akhirnya soal ini clear dan akhirnya paham.
Mungkin sebagian yang sudah mengerti ya sudah, diam saja dan menganggap itu biasa. Tapi yang awam atau orang yang baru menjadi Katolik jika tidak diberi pemahaman yang benar maka akan salah.
Jadi Sabtu Suci adalah masa atau waktu yang berlangsung hingga Sabtu sore hari, sebelum malam tiba, itu yang dimaksud dalam masa Sabtu Suci. Pada masa atau jangka waktu inilah tidak ada misa atau Ekaristi. Sehingga menyebutan misa Sabtu Suci adalah salah atau tidak tepat.
Sedangkan Malam Paskah atau Vigili Paskah itu dimulai pada hari Sabtu juga sama, tapi setelah matahari tenggelam atau saat malam tiba atau saat hari gelap, menjelang Minggu Paskah. Maka pada masa itu Ekaristi atau misa bisa dilakukan dan sering disebut Misa Malam Paskah atau Misa Vigili Paskah.
Informasi ini berdasarkan referensi dari The Roman Missal, The Easter Vigil in The Holy Night, No. 3, Perayaan Paskah dan Persiapannya (Litterae Circulares De Festis Paschalibus Praeparandis et Celebrandis) No. 78.
Jadi pada Sabtu Suci gereja tidak mengadakan korban misa / Ekaristi. Komuni Suci yang diberikan pun sebagai 'bekal suci', seperti yang terjadi pada Ibadat Jumat Agung, dimana Komuni yang dibagikan adalah yang sudah dikonsekrasikan pada misa sebelumnya (baca: Kamis Putih).
Selain itu pada Sabtu Suci acara pemberian sakramen seperti Sakramen Pernikahan dan sakramen lain tidak diperbolehkan, kecuali Sakramen Tobat dan Pengurapan Orang Sakit.
Pada masa Sabtu Suci ini kondisi altar masih sama, yaitu masih kosong, ini terjadi berarti saat pagi sampai sore dihari Sabtu.
Jadi intinya Sabtu Suci adalah masa jeda sebelum Vigili Paskah setelah Jumat Agung. Jadi tidak ada lagi yang mengatakan bahwa "saya sudah Misa Sabtu Suci." Jadi ke depan statement yang salah kaprah ini tidak lagi terucap.
Segitu saja sharing informasi dari saya, semoga bisa membantu yang tidak memahami perbedaan keduanyan. -cpr
#onedayonepos
#informasi
#katekese
#umum
#sabtusuci

0 Komentar
Tinggalkanlah jejak dengan berkomentar, maka saya akan berkunjung balik.
Jangan lupa difollow ya.
Terima kasih, berkah dalem. GBU