Memahami, Apa Sih Tahun Yubelium 2025 (Bagian I)

Saya seperti ketinggalan cerita apa yang terjadi dalam perkembangan gereja Katolik belakangan, sejak 2023 hingga saat ini, baru ditahun 2025 ini saya melihat banyak pernak-pernik tentang Tahun Yubelium.

Sebenarnya apa sih Tahun Yubelium ini, dengan ikon karakter Luce dan teman² nya.

Pada post kali ini saya akan bahas seputar hal itu, mari kita simak. Buat yang belum paham mudah-mudahan bisa mengerti setidaknya kulit luarnya saja.

Histori
Tahun yubelium ini mempunyai dasar alkitabiah lho. Ini yang harus dipahami. Dalam kitab perjanjian lama, Kitab Immamat, Tuhan berfirman kepada Musa, untuk membebaskan semua penduduk negeri pada tahun yang ke-50 sebagai Yubelium.

Istilah Yubelium berasal dari kata bahasa Ibrani, yobel. Yobel adalah alat musik tiup yang terbuat dari tanduk domba jantan. Orang Yahudi menggunakan yobel ini untuk menandai dimulainya perayaan ini.

Jadi Tahun Yobel merupakan tradisi bagi orang Yahudi, berdasar apa yang tertulis dalam kitab suci, "Tahun yang ke-50 itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya. Karena tahun itu adalah tahun Yobel, haruslah itu kudus bagimu; hasil tahun itu yang hendak kamu makan harus diambil dari ladang. Dalam tahun Yobel itu kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya." (Immamat 15: 10)

Pada tahun 1300, Paus Bonifasius VIII memasukan tradisi Yahudi ini ke dalam tradisi gereja. Pada saat inilah diserukan sebagai Yubelium Katolik yang pertama.

Jauh sebelum itu, pada masa kepausan Paus Kalistus II, Yubelium Katolik sebenarnya sudah ditetapkan, hanya saja cakupan perayaannya hanya lokal terbatas di Kota Santiago de Compostela, Spanyol. Dimana tahun suci itu didedikasikan untuk Santo Yakobus dimana makamnya berada di Katedral Santiago de Compostela, salah¹ dari 12 rasul Yesus, (Yakobus besar atau Yakobus anak Zebedeus, saudara dari Yohanes).

Pada masa itu (1300an), menurut arsip Vatikan, perayaan ini didorong permintaan banyak orang Romawi kala itu untuk merayakan dimulainya abad baru. Gereja mengadopsi ajaran ini dari catatan Injil Lukas, ketika Yesus memulai khotbah publik Nya di Sinagoga Nazaret.

"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

Pada tahun 1342, pada masa kepausan Paus Klemens VI, ditetapkan bahwa Yubelium Katolik diperingati setiap 50 tahun sekali seperti orang Ibrani merayakannya.

Pada tahun 147, pada masa kepausan Paus Sixtus IV kembali dilakukan penyesuaian, dimana Tahun Yubelium Katolik diperingati setiap 25 tahun sekali dan berlangsung hingga saat ini. Dengan didasari agar setiap generasi setidaknya bisa berpartisipasi minimal satu Yubelium.

Ada lagi yang perlu diketahui bahwa pemimpin Gereja Katolik berwenang untuk menetapkan Yubileum luar biasa atau di luar periode 25 tahun tersebut.

Misalnya seperti yang telah terjadi sebelumnya:
Pada 1983, misalnya, Paus Yohanes Paulus II menyerukan Yubileum Katolik untuk memperingati penyaliban dan kebangkitan Yesus yang ke-1.950.

Paus Fransiskus menetapkan Yubileum Katolik pada 2015. Dia mendedikasikannya untuk belas kasih. Juga pada tahun 2025 ini dirayakan kembali Tahun Yubelium seperti yang saat ini kita sedang berada pada fase masa itu.

Ketika Paus membuka pintu suci, membuka Tahun Yubelium 2025. Gambar diambil dari Google

Tahun Yubelium 2025 ini akan dibuka dengan tradisi pembukaan Pintu Suci Basilika Santo Petrus, yakni saat perayaan Malam Natal, 24 Desember 2024. Selain itu ada tiga Pintu Suci basilika kepausan lainnya yang dibuka yaitu Santo Yohanes Lateran; Santa Maria Maggiore; dan Santo Paulus di Luar Tembok.

Ada satu pintu lagi yang dibuka, yaitu pintu penjara Roma Rebibbia. Dimana pintu kebenaran tidak hanya dibukakan pada umat beriman, tetapi mereka yang ada di penjara sebagai tahanan.

Dasarnya adalah perayaan simbolik dari apa yang Yesus sampaikan, seperti tertulis dalam Injil Yohanes, "Akulah pintu: siapa saja yang masuk melalui Aku akan selamat."

Ada pertanyaan, kenapa Tahun Yubelium ini berpusat di Roma, bukan di Yerusalem?

Perlu dipahami sejarahnya, pada tahun 1300 awal dimana Tahun Yubelium disiarkan sebagai tahun suci dalam gereja, Yerusalem saat itu berada dalam kekuasaan orang2 Muslim, jadi tidak mungkin apabila menjadikannya sebagai pusatnya ketika itu.

Lalu apabila tidak mampu pergi ke Roma untuk melakukan perjalanan religius ini bagaimana? Bapa Paus Fransiskus menyampaikan intinya gereja² di seluruh dunia juga akan melakukan ritual yang sama untuk perayaan Yubileum di Gereja-Gereja tertentu. Umumnya seperti di Katedral di masing² keuskupan.

Itulah kenapa di katedral yang kamu kunjungi ada tulisan di depan gerbang utamanya, Porta Sancta.

Setelah tahun 2025, Yubileum berikutnya akan dirayakan pada tahun 2033 yang memperingati 2.000 tahun kematian dan kebangkitan Kristus.


Untuk bagian pertama, itu dulu ya, kita akan lanjutkan pada bagian selanjutnya, untuk mengenal dan memahami apa sih itu Tahun Yubelium. -cpr

#onedayonepost
#informasi
#budaya
#katekese
#umum
#tahunyubelium2025

Posting Komentar

0 Komentar