Pada bagian ketiga ini, yang juga jadi bagian akhir, di sini akan membahas soal maskot Tahun Yubelium 2025, yang dibuat untuk menarik minat kaum muda dalam perayaan besar tahun suci, Tahun Yubelium 2025. Maskot ini berlaku secara dunia.
Baca juga : Memahami, Apa Sih Tahun Yubelium 2025 (Bagian I)
Maskot resmi Tahun Yubelium 2025 ini dirancang oleh pendiri Tokidoki, Simone Legno. Dia mewakili peziarah Katolik. Dikisahkan, karakter Luce ini memiliki seekor anjing peliharaan bernama Santino dan teman-teman bernama Fe, Xin, dan Sky. Serta ada karakter malaikat bernama Lubi dan seekor burung putih bernama Aura.
Luce and friends : dari kiri ke kanan, ada Sky membawa gitar/ukulele di punggungnya, Luce, Fe membawa ransel kuning dan Xin membawa tas boneka.
Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian I dan II, Luce diambil dari bahasa Italia yang berarti cahaya atau terang.
Karakter Luce ini digambarkan mempunyai rambut berwarna biru dengan setelan jaket berjumper berwarna kuning. Warna kuning ini mengacu pada warna bendera Vatikan, serta simbol untuk "perjalanan melalui badai kehidupan." Selain itu, Luce juga digambarkan membawa tongkat, tongkat peziarah, melambangkan "ziarah menuju keabadian." Selain itu, Luce juga memakai sepatu boot yang bernoda lumpur, ini untuk melambangkan "perjalanan yang panjang dan sulit." Matanya memiliki sorotan berbentuk cangkang kerang (sebagai simbol tradisional ziarah Katolik), menunjukan pandangan yang bersinar, yang melambangkan "simbol harapan hati." Luce juga nampak memakai rosario dikalungkan di lehernya. Harapan dari karakter Luce ini dapat mewakili sentimen yang bergema dihati generasi muda.
Karakter Luce ini diresmikan oleh Uskup Agung Rino Fisichella pada tanggal 28 Oktober 2024.. Luce ini ada terinspirasi oleh keinginan Gereja Katolik untuk hidup bahkan dalam budaya pop yang sangat disukai kaum muda kita. Luce ini pun direncanakan mewakili Vatikan dalam acara Lucca Comics & Games tahun 2024 di Italia dan juga acara di EXPO 2025 di Jepang. Ini merupakan pertama kalinya Vatican secara resmi berpartisipasi dalam ajang konvensi komik seperti itu.
Uskup Agung Rino Fisichella saat ini menjabat sebagai Uskup Agung Tituler Voghenza sejak 2008 hingga saat ini, serta menjabat sebagai Presiden Dewan Kepausan untuk Promosi Evangelisasi Baru.
Tadi kita sudah bahas soal Luce, kini kita bahas teman-teman Luce yang lain, secara umum hampir serupa, yang membedakan hanya pada warna dari jaket jumper yang dikenakannya.
Karakter Fe, merupakan karakter anak laki-laki berkulit gelap dengan menggunakan jas hujan berwarna merah. Menggunakan sepatu boot berwarna orange.
Karakter Xin, merupakan karakter anak perempuan berambut merah muda yang mengenakan mantel berwarna hijau. Memakai sepatu boot berwarna pink yang juga berlumpur.
Karakter Sky, merupakan karakter anak laki-laki juga berkulit gelap, memakai kaca mata, bermantel berwarna biru, memakai sepatu boot berwarna merah, dengan juga berlumpur.
Karakter Lubi, merupakan karakter yang digambarkan sebagai malaikat pelindung. Bertopi warna kuning serta halo di atas kepalanya.
Karakter anjing peliharaan Luce, yang bernama Santino. Selain itu ada pula karakter burung putih membawa ranting berdaun bernama Aura.
Itulah dia karakter anime yang dijadikan maskot tahun suci, tahun ziarah, Tahun Yubelium 2025, dimana prosesi ziarah ini dimulai sejak 24 Desember 2025 dan akan berakhir pada 6 Januari 2026.
Sekian bahasan mengenai Tahun Yubelium 2025, semoga sedikit membantu memahami apa sih yang sedang dirayakan, kemeriahan tahun yobelnya Katolik ini, koq ada karakter kartunnya juga, lagi ada acara apa sih. Nah bagian I, II dan III ini menjelaskan secara singkat saja sih. Selebihnya kalian bisa baca sendiri yang ingin kalian ketahui di internet ya, sampai jumpa dipostingan selanjutnya membahas hal yang lain lagi, seputar informasi dunia Kristen. -cpr
#onedayonepost
#informasi
#budaya
#katekese
#umum
#tahunyubelium2025
#luce
#sky
#xin
#fe
#lubi
#santino
#aura
0 Komentar
Tinggalkanlah jejak dengan berkomentar, maka saya akan berkunjung balik.
Jangan lupa difollow ya.
Terima kasih, berkah dalem. GBU