Pemberian Tanda C+M+B pada Ambang Pintu Saat Hari Raya Epifani

Siapa yang di gereja parokinya mendapatkan kapur dan air suci yang telah diberkati untuk dibawa pulang ke rumah masing²? Iya ada di beberapa paroki dimana umatNya diberikan kapur dan air suci untuk pemberkatan rumah. 

Dimana diambang pintu rumah dituliskan sebuah tulisan "20+C+M+B+26" untuk tahun ini dituliskan demikian, untuk tahun sebelumnya dituliskan "20+C+M+B+25" itu untuk tahun 2025.

Hayo siapa yang melakukan pemberkatan rumah demikian di rumahnya masing²? 

Ilustrasi disiapkan oleh chathpt untuk mendukung postingan ini. 

Kali ini kita coba bahas apa sih arti dari penulisan tulisan itu pada ambang pintu rumah pada Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani) yang dirayakan pada hari ini 05 Januari 2026.


Tradisi ini muncul atau lahir dari komunitas Kristen Eropa, seperti Jerman, Polandia, Austria lalu menyebar ke wilayah lainnya. 

Huruf M B C ini berasal dari huruf depan nama tiga orang Majus yang datang mengunjungi kanak Yesus, Maria dan Yusuf. Nama ketiga orang Majus ini yaitu Melchior, Balthasar dan Caspar (Gaspar). Nama² tersebut memang tidak tertulis dalam Alkitab yang mengisahkan kelahiran Yesus Kristus. Namun berasal dari sumber lain seperti tulisan apokrif dan legenda Kristen awal, tradisi gerejawi abad pertengahan, hingga tradisi liturgis gereja Barat. 

Selain dimaknai sebagai inisial nama tiga orang Majus, tiga huruf itu juga menandai atau dimaknai sebagai berkat dalam bahasa Latin, merupakan singkatan dari doa bahasa Latin:
"Christus Mansionem Benedicat"

Frase kalimat itu berarti "Kiranya Kristus memberkati rumah ini". Lalu kemudian ada tanda + yang diartikan sebagai "salib" yang melambangkan Salib Kristus. Sehingga ditulis M ✝️ B ✝️ C. Kemudian angka tahun diletakan diantara berkat doa tersebut, misalkan untuk tahun ini berarti ditulis "20 ✝️ M ✝️ B ✝️ C ✝️ 26".

Biasanya gereja di paroki² melakukan pemberkatan pada saat Hari Raya Epifani / Hari Raya Penampakan Tuhan pada 06 Januari, imam akan memberkati kapur yang dipergunakan untuk menuliskan berkat doa tersebut. 

Kemudian umat akan melakukan ibadat doa pemberkatan rumah di masing² rumah, dilakukan oleh kepala keluarga, rumusan teks ibadat doa pemberkatan bisa dilihat di Puji Syukur atau teks yang disiapkan jika ada. Tulisan berkat doa itu akan dituliskan dengan kapur yang telah diberkati di atas ambang pintu utama rumah atau kusen pintu rumah. 

Bagi denominasi Kristen yang lain bisa saja hal seperti ini dinilai sebagai jimat atau apapun istilahnya, tapi sesungguhnya tidak seperti itu, karena sama seperti halnya berkat itu kekuatannya ada pada iman, doa dan cara hidup Kristiani yang dilakukan. Bukan pada kapurnya atau pada tulisan yang dituliskan tapi pada doa berkat yang ada pada tulisan itu dimana "Kristus memberkati rumah ini".

Bagaimana di paroki mu apakah ada melakukan hal ini? Jika ada bisa saling sharing dikolom komentar. Tuhan Yesus memberkati kita semua. -cpr

#onedayonepost
#katekese
#iman
#informasi
#budaya
#epifani

Posting Komentar

0 Komentar