Suplemen post : Doa Manakah yang Didengar

Ini adalah tanggapan dari post yang sebelumnya, saya masukan sebagai suplemen dari yang saya bagikan sebelumnya.


Baca dulu post tautan di atas sebelum melanjutkan membaca.

Ketika saya membuat post tersebut, saya belum menyadari sesuatu, apa yang tertulis hanya merupakan hasil pikiran saya sendiri, yang bisa saja salah. Beruntung ketika sharing iman bisa dikomunikasikan dengan sesama, maka akan ada sesuatu yang lebih dimaknai.

Sebelumnya memang dari hasil sharing, tetapi sharing yang baik adalah didasari dengan kerendahan hati.

Ilustrasi, gambar diambil dari Google

Ini merupakan tanggapan dari teman, tapi bukan teman yang saya ajak diskusi dari post sebelumnya, jadi ini sudut pandang berbeda. Coba disimak ya.

Doa dan memberi menurutnya adalah hal yang berbeda. Lalu kemudian konsep hidup seperti roda yang berputar, juga akan ditanggapi dibawah ini ya.

Seperti apa bedanya dan penjelasannya?

Doa yang dijawab Tuhan adalah doa yang didoakan dengan keyakinan. Tuhan bisa pakai sesama untuk menjawab doa kita. Biasanya kita baru akan menyadari ketika masalah kita selesai. Tuhan adalah maha segalanya.

Apabila Tuhan tidak menjawab doa kita bukan berarti kita jahat (semua orang diciptakan baik adanya) dan Tuhan tidak perhatian pada kita. Lalu kenapa? Jawabnya, mungkin karena kita tidak yakin pada Nya ; apa yang kita doakan bukanlah yang terbaik untuk kita ; dan belum waktu Nya.

Perhatikan tulisan bercetak tebal, itulah inti yang perlu disadari tentang bagaimana konsep doa.

Mengenai memberi. Memberi adalah bagian dari rasa syukur, atas bagian dari kebaikan yang kita telah terima sebelumnya.
Tapi jangan ditelan mentah, bahwa ketika memberi harus menerima dulu sebelumnya, kalau gak terima kita tidak memberi. Bukan seperti itu konsepnya. Dalam hidup, kita pasti selalu menerima, tidak mungkin tidak, karena dalam hidup yang kita jalani adalah berkat, berkat adalah sesuatu yang kita terima.
Memberi tidak harus menunggu kita jadi kaya. Karena rasa syukur atau terima kasih harus kapan saja kita lakukan, yang terpenting tulus dan iklas. Tuhan pandang itu sebagai memberi.

Konsep kehidupan seperti roda yang berputar merupakan konsep dunia. Itu salah. Karena, apabila kita telah percaya pada Tuhan Yesus, Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun (Ulangan 28: 13). Artinya hidup kita akan dibawa Tuhan naik terus, asalkan hidup kita seturut kehendakn Nya.

Apabila Tuhan sudah angkat kita, maka tidak ada satupun yang dapat merendahkan kita. Jadi, intinya adalah yakin maka Tuhan akan angkat kita. -DKR

Itu dia tambahannya, apa yang tertulis di sana adalah hasil refleksi pribadi dari teman berinisil DKR, dia mengalami sendiri kebaikan Tuhan dalam hidupnya dan itu nyata. Sehingga apa yang dia tanggapi adalah hasil pengalaman imannya langsung.

Agak berbeda dengan yang saya bahas sebelumnya, tidak secara langsung, tapi dari apa yang terjadi di sekitar. Terkadang jika tidak ada yang menyampaikan, tentunya tidak tergambar, tapi dengan ini bisa jadi gambaran bahwa bagi yang telah mengalami kebaikan Tuhan pasti akan punya kisah Nya.

Semoga bisa jadi bahan renungan, sharing, dalam menghadapi persoalan hidup. Kuncinya adalah yakin dan percaya.

Post ini saya buat segera dan langsung seketika bangun dari tidur setelah membaca tanggapan yang menarik ini. Berkah dalem, syaloom, Tuhan memberkati kita semua. Amin. -cpr

#onedayonepost
#renungan
#sharing
#tanggapanpost
#doa
#memberi

Posting Komentar

0 Komentar